click

Date: 9/5/2008

Mbok Garap tha hus?

Kmrn aku mencoba menuruti kt hati dg ke kantornya jam 5 sore trs ke Delta dan terakhir ke WW smp mlm jam 11. Dia semgg ini sdh tdk telp sesering dl (Selasa, dia blg ADA MSLH, Rabu, dia blg SPY AKU JGN KE KANTOR KMS dan HR KMS PG DIA NELPON NGMG SAHAM). Yah hr Kamis tgl 4 Sept 2008 itu, aku terakhir kali mengunjunginya. Itupun karena terpaksa. Memaksa menuruti kata hatiku. Tindakan bodoh memang. Aku tau memang dia sudah tak jujur padaku. Berbagai cara aku lakukan agar tak putus hubungan. Tetapi memang tak dapat n tak kuasa kumempertahankannya. Singkat cerita saat hari Kamis mlm itu aku berhasil ke WW, sdh ddpn pagar, tp blm jg ada org yg kluar tuk buka pintu tuk ku. SMS sdh kukrm. Terdgr suara dr hpnya. Rupanya dia letakkan hp tsb dkmrnya. Yg mana kmrnya ada dbag dpn rmh. Tak kuasa menunggu jwbn SMS kupacu L5168-ku menjauhi pnt pagarnya. Hgg diujung jln hp Starone ku berbunyi. Saat aku pertama kali smp di pnt pgr rmhnya jam menunjuk angka 7:15pm. Aku tau saat itu dia br saja dtg dr menjemput Natalie diWTC.Krn saat kutlp Sunar jam hpku menunjukkan angka 6:15, yg mana Sunar infokan dia br aja melihat Natalie menutup gerai hp Devino-nya dWTC. Ah sudahlah, andai Sunar tau apa yg kucerita pdnya bhw suamiku diambil Natalie adlh suatu kebohongan... Blm tentu dia mau menolongku memberikan info2nya itu... Kembali pd hp Staroneku yg bunyi td, ternyata guru sahamku... Ya ternyata dia care padaku, mengingatkan pd apa yg kulakukan hr itu adalah tindakan bodoh. "Orang itu sdh tak mau mengenalku, mengapa kau tetap saja menautkan hatimu padanya?" begitu nasehatnya pdku. Ah, tetap saja aku tak beranjak dr Darmo Harapan komplex tempat tinggalnya. Aku hanya termenung begitu tlp ditutup oleh temenku dsebrang sana. Aku kembali ke dpn pagar rumah itu. Pnt sdh kuketuk. Suami istri itu dtg. Melongokkan kepala n bertanya siapa yg dtg. Aku menjwb n dia msk kembali dg alasan mengambil kunci. Stlh sekian menit berlalu, kedua org tua sepuh itu berdiri bersamaku didpn pnt pagar n berkata Adrianto tak ada drmh. Pergi dg temennya berboncengan naik motor. Ah, betulkah? Hati kecilku menjawab tidak. Dia ada didlm, mencuci alat2 makan dsbnya. Rumah kecil itu mendatangkan suara panci beradu satu dg yg lain2nya. Terdgr jg suara gemerciknya air. After sekian lama 'jagongan' dg kedua org tua sepuh itu di dpn pagar, aku pamit pulang... Singkat cerita,


Blogs
Main